Tuesday, October 24, 2017

Apa Itu Bullying ? Dan Bagaimana Cara Memeranginya ?

Apa itu Bullying ? Bagaimana Cara Memeranginya?

Bullying adalah perilaku agresif disengaja yang menggunakan ketidakseimbangan kekuasaan atau kekuatan. Bullying beda dengan berkonflik. Konflik melibatkan antagonisme antara dua orang atau lebih. Setiap dua orang dapat memiliki konflik, perselisihan, atau perkelahian tetapi bullying hanya terjadi di mana ada ketidakseimbangan kekuatan. Seseorang yang melakukan bullying dapat melakukan hal seperti: memukul, menendang, mendorong, meludah, mengejek, menggoda, penghinaan rasial, pelecehan verbal, dan mengancam. Menurut ahli lain Bullying adalah salah satu bentuk dari perilaku agresif dengan kekuatan yang dominan pada perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan mengganggu anak lain atau korban yang lebih lemah darinya. Bullying terjadi jika seseorang atau sekelompok orang mengganggu atau mengancam keselamatan dan kesehatan seseorang baik secara fisik maupun psikologis, mengancam properti, reputasi atau penerimaan sosial seseorang yang dilakukan secara berulang dan terus menerus.


Suatu penelitian yang dimuat American Journal of Psychiatry menunjukkan bahwa efek buruk dari pengalaman "di-bully" (diintimidasi) pada masa kanak-kanak dapat berlangsung selama bertahun-tahun, dan menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan kognitif.

Peneliti dari King's College London, Louise Arseneault, mengatakan orang yang semasa kecilnya sering "di-bully" atau diintimidasi berisiko besar mengalami depresi, kecemasan, serta memiliki kualitas hidup yang kurang baik bahkan hingga usia 50 tahun.

Bullying harus diperangi. Bagaimanapun juga kita tidak dapat membiarkan generasi penerus kita menjadi penjahat-penjahat hak asasi manusia. Untuk mencegah hal ini, ada beberapa hal yang dapat dilakukan:

Dari Pihak Orangtua dan Keluarga

1. Sedapat mungkin anak-anak mendapatkan lingkungan yang tepat sejak dini. Keluarga-keluarga seharusnya dapat menjadi tempat yang nyaman untuk anak-anak mengungkapkan pengalaman-pengalaman dan perasaan-perasaannya.

2. Orangtua hendaknya mengevaluasi pola interaksi yang dimiliki selama ini dan menjadi model yang tepat dalam berinteraksi dengan orang lain. Berikan penguatan atau pujian pada perilaku pro sosial yang ditunjukkan oleh anak.

3. Orangtua bukan hanya perlu menjadi teman tapi juga otoritas bagi anak. Otoritas orangtua memberikan perasaan nyaman pada anak karena anak belajar tentang baik dan buruk, benar dan salah, pantas dan tidak pantas. Jadi otoritas perlu dimiliki orangtua, bukan dalam arti mendisiplin anak secara keras tapi memberi kejelasan mengenai baik dan buruk. Hal ini penting karena bisa memberikan pembelajaran dan pengertian baik dan buruk pada anak. Kuncinya, disiplin dengan kasih sayang serta memahami apa yang terjadi pada anaknya.

4. Dorong anak untuk mengembangkan bakat dan minatnya melalui kegiatan-kegiatan. Orangtua tetap harus berkomunikasi dengan guru jika anak menunjukkan adanya masalah yang bersumber dari sekolah.

Dari Pihak Sekolah

1. Membangun sebuah hubungan yang positif antara staf guru dan siswa serta membuat interaksi antara guru dan siswa yang positif.

2. Melakukan konseling yang efektif untuk siswa yang melakukan bully dapat berakibatkan mengurangi kecaman.

3. Memberikan dorongan yang efektif bagi korban termasuk perlindungan terhadap korban dari bully yang berulang-ulang.

4. Memberdayakan saksi mata untuk menceritakan kepada orang dewasa, untuk mendukung korban dan menghindari perilaku yang tidak bisa diterima.

Dari Pihak Yang Terlibat Bullying:

1. Jangan merespon. Para pelaku bullying selalu menunggu-nunggu reaksi korban. Untuk itu jangan terpancing untuk merespon aksi pelaku agar mereka tidak lantas merasa diperhatikan.

2. Jangan membalas aksi pelaku. Membalas apa yang dilakukan pelaku hanya akan membuat Anda ikut menjadi pelaku dan makin menyuburkan aksi yang tak menyenangkan ini.

3. Adukan pada orang yang dapat dipercaya. Jika anak-anak yang menjadi korban, mereka harus melapor pada orangtua, guru atau tenaga konseling di sekolah.

4. Selalu berperilaku sopan. Perilaku buruk yang dilakukan seperti membicarakan orang lain, bergosip atau memfitnah, akan meningkatkan resiko seseorang menjadi korban bullying.

5. Jika menjadi saksi mata, jadilah teman yang baik, jangan hanya diam. Ikut meneruskan pesan fitnah atau hanya diam dan tak berbuat apa-apa akan menyuburkan aksi bullying dan menyakiti perasaan korban. Suruh pelaku menghentikan aksinya atau jika pelaku tidak diketahui, bantu korban menenangkan diri dan laporkan kasus tersebut ke pihak berwenang.

Thursday, October 12, 2017

Macam-Macam Bid'ah

Macam-Macam bid'ah


Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulilah Allah masih memberikan saya nikmat sehingga saya masih bisa menggoreskan tangan saya untuk menulis artike. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas macam-macam bidah dan contohnya, saya disini tidak menerangkan apa itu bidah atau definisinya mungkin sebagian dari kalian ada yang sudah bahkan lebih mengerti dari saya apa itu. Oke langsung saja.

Macam-macam bidah menurut syekh ibnu abdussalam dibagi menjadi lima kategori :

1. Bid'ah yang wajib
         Seperti belajar Ilmu Nahwu, belajar ilmu Ghorib Al-Qur'an dan Sunah yang bisa membantu pemahaman agama.

2. Bid'ah yang Haram
          Seperti madzhab Qodariyah, Jabariyah, dan Mujasimah.

3. Bid'ah yang Sunah
          Seperti membangun pesantren, madrasah dan tiap-tiap hal baik yang belum pernah ada di masa generasi awal.

4. Bid'ah yang Makruh
           Seperti menghiasi masjid secara berlebihan dan menyobek-nyobek mushaf.

5. Bid'ah yang Mubah
           Seperti berjabat tangan setelah sholat, melonggarkan baju dan lain-lain.

Begitu juga menggunakan alat tasbih,  melafadzkan niat sholat, tahlil bagi mayit, ziarah kubur, tawasulan dan lain-lain bukan termasuk bid'ah.

Inilah pembahasan kita pada kesempatan kali ini , semoga bisa brrmanfaat dan menambah wawasan kita tentang pentingnya mengetahui macam-macam bid'ah.

Keterangan ini saya ambil dari buku "Risalah Ahlussunah wal Jamaah" karangan K.H. Hasyim Asy'ari
Terima Kasih

Tuesday, October 3, 2017

Keutamaan Dan Pahala Orang Yang Bersedekah

Keutamaan Orang Yang Bersedekah

Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

Kali ini kita akan sedikit mempelajari keutamaan shodaqoh.


Suatu hari ada seorang pengemis mengetuk pintu rumah Rasulullah Saw.

Pengemis itu berkata:
"Saya pengemis ingin meminta sedekah dari Rasulullah."

Rasulullah bersabda:
" Wahai Aisyah berikan baju itu kepada pengemis itu".

Sayyidah Aisyah pun akhirnya melaksanakan perintah Nabi.

Dengan hati yang sangat gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau, dan langsung pergi ke pasar serta berseru di keramaian orang di pasar:

" Siapa yang mau membeli baju Rasulullah? ".

Maka dengan cepat berkumpullah orang-orang, dan semua ingin membelinya.

Ada seorang yang buta mendengar seruan tersebut, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dengan harga berapapun yang diminta, dan ia berkata kepada budaknya:

Jika kamu berhasil mendapatkannya, maka kamu merdeka. Akhirnya budak itupun berhasil mendapatkannya.

Kemudian diserahkanlah baju itu pada tuannya yang buta tadi.

Alangkah gembiranya si buta tersebut, dengan memegang baju Rasulullah yang didapat, orang buta tersebut kemudian berdoa dan berkata:

" Yaa Rabb dengan hak Rasulullah dan berkat baju yang suci ini maka kembalikanlah pandanganku".

MaaSyaa Allah...dengan izin Allah, spontan orang tersebut dapat melihat kembali.

Keesokan harinya, iapun pergi menghadap Rasulullah dengan penuh gembira dan berkata:

" Wahai Rasulullah... pandanganku sudah kembali dan aku kembalikan baju anda sebagai hadiah dariku".

Sebelumnya orang itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya.

Kemudian Rasulullah bersabda kepada Sayyidah Aisyah:

" Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dengan berkahNya, ia telah mengkayakan orang yang miskin,
Menyembuhkan yang buta,
Memerdekakan budak dan kembali lagi kepada kita."

Subhanallah...
Al-Imam as-Suyuti menyebutkan dalam salah satu kitabnya bahwa pahala shadaqah itu ada 5 macam:

أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
(كتاب بغية المسترشدين)
" Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima kategori :
1) Satu dibalas sepuluh (1:10) 
yaitu bersedekah kepada orang yang sehat jasmani.

2) Satu dibalas sembilan puluh (1:90) yaitu bersedekah terhadap orang buta, orang cacat atau tertimpa musibah, termasuk anak yatim dan piatu.

3) Satu dibalas sembilan ratus (1:900) yaitu bersedekah kepada kerabat yang sangat membutuhkan.

4) Satu dibalas seratus ribu (1: 100.000) yaitu sedekah kepada kedua orangtua.

5) Satu dibalas sembilan ratus ribu (1 : 900.000) yaitu bersedekah kepada orang yg alim atau ahli fiqih.
[Kitab Bughyatul Musytarsyidin].

Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk bermurah hati, suka bersedekah dengan ikhlas. Aamiiiin...

Monday, October 2, 2017

Bahayanya Mengikuti Nafsu

BAHAYANYA MENGIKUTI NAFSU

Bismillahirrahmanirrahim..

Kali ini kita akan membahas tentang nafsu, dimana nafsu adalah sesuatu yang sangat sukar ditaklukan bahkan pelakunya bisa terjerumus ke dalam kesesatan, berikut keterangan lebih detailnya.

Allah SWT berfirman :

أرأيت من اتخذ إلهه هواه أفأنت تكون عليه وكيلا.
أم تحسب أن أكثرهم يسمعون أو يعقلون إن هم إلا كالأنعام بل هم أضل سبيلا.

" Apakah engkau mengtahui orang yang menjadikan nafsu sebagai tuhannya ? Apakah engkau mau menjadi peliharaannya ? atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka mendengar dan berakal padahal mereka hanyalah seperti hewan ternak bahkan lebih jalannya.(Al-Furqon : 43-44)

Dasar permusuhan, kejahatan dan kedengkian yang muncul dikalangan manusia adalah karena mereka mengikutu nafsu.

Siapa yang menentang nafsunya berarti membuat hati dan badannya menjadi tentram dan sehat.

Abu Bakar Al Warraq berkata :

"jika nafsu yang menang maka hati menjadi gelap. Jika hati menjadi gelap maka dada terasa sesak. Jika dada terasa sesak maka akhlaq menjadi buruk. Jika akhlaq menjadi buruk maka ia membenci orang lain dan orang lainpun membencinya. Maka perhatikanlah apa yang diakibatkan nafsu seperti kebencian, kejahatan, permusuhan, mengabaikan hak orang lain dan sebagainya."

Haruslah diketahui bahwa nafsu tidaklah mencampuri perkara melainkan ia akan merusaknya.

Jika nafsu mencampuri ilmu maka ia mengeluarkannya kepada bid'ah dan kesesatan, menjadi kelompok orang yang mengikuti nafsu.

Jika nafsu mencampuri zuhud maka ia mencampuri pelakunya kepada riya dan menyalahi sunah.

Jika nafsu mencampuri hukum, maka ia mengeluarkan pelakunya kepada kedzoliman dan menghalangi kebenaran.
 
Jika nafsu mencampuri dalam pembagian harta maka mengeluarkan pembagian itu kepada ketidakadilan dan kecurangan.

jika nafsu mencampuri ibadah, maka ibadah itu akan keluar dari ketaatan dan taqarub.
 
jadi, selagi nafsu masih mencampuri sesuatu, maka ia akan merusaknya.

Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan , semoga bisa menjadi renungan buat kita semua.

Terima Kasih !!!

Sunday, October 1, 2017

Pengertian / Definisi Tentang Aqiqoh

DEFINISI TENTANG AQIQOH


Bismillahirrahmanirrahim.

Dalam kesempatan yang baik ini kita akan membahas tentang apa itu aqiqoh dan tata cara pelakasanaanya, kalau yang lalu-lalu kita sudah membahas tata cara penamaan buat seorang anak sekaramg kita lanjut mengenai aqiqoh.

Secara etimologis (lughawi) aqiqah adalah memotong (al-qat'u) atau nama untuk rambut pada kepala bayi yang dilahirkan (اسم للشعر على رأس المولود). 

Menurut terminologi syariah (fiqih) akikah adalah hewan yang disembelih sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah atas lahirnya seorang anak baik laki-laki atau perempuan. 
Al-Ghazi dalam kitab Fathul Qorib al-Mujib mendefinisikan aqiqah sbb: (الذبيحة عن المولود يوم سابعه) أي يوم سابع ولادته بحسب يوم الولادة من السبع) Kambing yang disembelih untuk bayi pada hari ketuju kelahiran.

DALIL DASAR HUKUM AQIQOH

- Hadits Riwayat Ahmad dan Imam Empat Hadits shahih menurut Tirmidzi.

كل غلام مرتهن بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق ويتصدق بوزن شعره فضة أو ما يعادلها ويسمى

Artinya: Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka pada hari ketujuh disembelih hewan, dicukur habis1 rambutnya, dan diberi nama

- Hadits dalam sahih Bukhari

مع الغلام عقيقه فأهريقوا عنه دما وأميطوا عنه الأذى

Artinya: Setiap anak bersama aqiqahnya, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya

- Hadits riwayat Abu Daud

أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمْرَهُمْ أَنْ يُعَقَّ عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ 

Artinya: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan.

- Hadits riwayat Malik dan Ahmad

وَزَنَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ شَعَرَ حَسَنٍ وَحُسَيْنٍ، فَتَصَدَّقَتْ بِزِنَتِهِ فِضَّةً.

Artinya: Fatimah Binti Rasulullah SAW (setelah melahirkan Hasan dan Husain) mencukur rambut Hasan dan Husain kemudian ia bersedekah dengan perak seberat timbangan rambutnya. 

- Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai

مَنْ اَحَبَّ مِنْكُمْ اَنْ يُنْسَكَ عَنِ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنِ الْغُلاَمِ شاَتَاَنِ مُكاَفأَ َتاَنِ وَعَنِ الْجاَ رِيَةِ شاَةٌ 

Artinya: Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya hendaklah dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing

- Hadits riwayat Abu Daud

أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم عَقَّ عَنْ اَلْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا

Artinya: Nabi beraqiqah untuk Hasan dan Husein masing-masing seekor kambing kibas.

BACAAN SAAT MENYEMBELIH HEWAN AQIQOH

Sunnah membaca niat untuk aqiqah (akikah) sbb: Teks Tulisan Arab:

(sebutkan nama)... بسم الله، اللهم لك وإليك عقيقة 

Tulisan latin: Bismillah Allahumma laka wa ilaika aqiqatu ... [sebutkan nama]

HUKUM AQIQOH

Ada tiga pendapat ulama dalam masalah status hukum akikah yaitu wajib, sunnah mu'akkad dan sunnah. Menurut madzhab Syafi'i hukumnya adalah sunnah (mustahab) apabila mampu.

SYARAT HEWAN AQIQOH

Adapun syarat hewan kambing yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama dengan syarat hewan qurban (kurban) sbb:

- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
- Dagingnya tidak boleh dijual.

WAKTU PELAKSANAAN AQIQOH

- Waktu pelaksanaan aqiqah disunnahkan pada hari ketujuh lahirnya anak sekaligus memberi nama. 
- Yang melaksanakan dan membeli kambing adalah orang tua anak yakni ayah sebagai kepala rumah tangga.
- Apabila aqiqah tidak dilakukan sampai anak mencapai akil baligh, maka gugurlah kewajiban aqiqah bagi orang tua. 
- Anak yang belum diaqiqahi sampai baligh boleh beraqiqah untuk dirinya sendiri dan boleh tidak melakukannya.

SUNNAH DILAKUKAN SAAT BAYI LAHIR

Menurut Al-Ghazi dalam kitab Fathul Qarib saat seorang anak lahir, maka disunnahkan orangtuanya (bapaknya) melakukan hal-hal berikut untuk anak tersebut:

1. Segera setelah anak lahir ayah memperdengarkan adzan pada kuping kanan anak dan iqomah pada kuping kirinya.
2. Memberi sedikit kurma yang sudah dilembutkan pada mulut anak sampai tertelan. Apabila tidak ada kurma, maka bisa diganti dengan sesuatu yang manis.
3. Diberi nama pada hari ketujuh. Boleh memberi nama sebelum hari ketujuh atau setelahnya. 
4. Setelah penyembelilan hewan aqiqah, rambut bayi dipotong dan sunnah bersedekah dengan emas atau perak seberat timbangan rambut yang dipotong.[1]

JUMLAH KAMBING UNTUK AQIQOH

Aqiqah untuk anak laki-laki adalah 2 ekor kambing sedangkan akikah untuk anak perempuan cukup satu ekor kambing.

APABILA AQIQOH 1 KAMBING UNTUK ANAK LAKI-LAKI

Apabila orang tua tidak mampu untuk memberi aqiqah anak laki-lakinya dengan 2 ekor kambing, maka 1 ekor kambing dianggap sah. Syekh Nawawi Banten dalam Hasyiyah Fathil Qarib yang lebih dikenal Tausyih ala Ibni Qasim mengatakan sebagai berikut.

ويحصل أصل السنة عن الغلام بشاة لأنه صلى الله عليه وسلم عق عن الحسن والحسين كبشا كبشا

Artinya, orang tua sudah terhitung mengamalkan sunah aqiqah bagi anak laki-lakinya kendati menyembelih hanya seekor kambing. Pasalnya, Rasulullah SAW sendiri mengaqiqahkan dua cucunya Hasan dan Husein dengan dua ekor domba. Masing-masing satu ekor.

Abdullah bin Hijazi As-Syarqawi dalam Hasyiyatus Syarqawi ala Tuhfatit Thullab menyatakan: 

فالأقل من الذكر وغيره شاة وأقل الكمال فيه شاتان والكمال لا حد له

Artinya: Sebenarnya satu ekor kambing menjadi batas minimal aqiqah untuk bayi lelaki dan bayi perempuan. Sementara dua ekor kambing merupakan batas minimal kesempurnaan aqiqah untuk bayi laki-laki. Agama sendiri tidak membatasi jumlah kambing untuk kesempurnaan aqiqah.

FADHILAH ( KEUTAMAAN ) DAN MANFAAT AQIQOH

- Merupakan bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah dengan lahirnya sang anak.

- Akikah sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syari'at Islam & bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

PEMBAGIAN AQIQOH PADA FAQIR MISKIN

- Pelaku aqiqah yakni orang tua bayi hendaknya memberi makan pada fakir miskin dengan memasak daging aqiqah sebagai lauknya.
- Pemberian makan tersebut dapat berupa undangan ke rumah atau dihantarkan ke rumahnya.

Semoga bermanfaat!!!