Monday, October 2, 2017

Bahayanya Mengikuti Nafsu

BAHAYANYA MENGIKUTI NAFSU

Bismillahirrahmanirrahim..

Kali ini kita akan membahas tentang nafsu, dimana nafsu adalah sesuatu yang sangat sukar ditaklukan bahkan pelakunya bisa terjerumus ke dalam kesesatan, berikut keterangan lebih detailnya.

Allah SWT berfirman :

أرأيت من اتخذ إلهه هواه أفأنت تكون عليه وكيلا.
أم تحسب أن أكثرهم يسمعون أو يعقلون إن هم إلا كالأنعام بل هم أضل سبيلا.

" Apakah engkau mengtahui orang yang menjadikan nafsu sebagai tuhannya ? Apakah engkau mau menjadi peliharaannya ? atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka mendengar dan berakal padahal mereka hanyalah seperti hewan ternak bahkan lebih jalannya.(Al-Furqon : 43-44)

Dasar permusuhan, kejahatan dan kedengkian yang muncul dikalangan manusia adalah karena mereka mengikutu nafsu.

Siapa yang menentang nafsunya berarti membuat hati dan badannya menjadi tentram dan sehat.

Abu Bakar Al Warraq berkata :

"jika nafsu yang menang maka hati menjadi gelap. Jika hati menjadi gelap maka dada terasa sesak. Jika dada terasa sesak maka akhlaq menjadi buruk. Jika akhlaq menjadi buruk maka ia membenci orang lain dan orang lainpun membencinya. Maka perhatikanlah apa yang diakibatkan nafsu seperti kebencian, kejahatan, permusuhan, mengabaikan hak orang lain dan sebagainya."

Haruslah diketahui bahwa nafsu tidaklah mencampuri perkara melainkan ia akan merusaknya.

Jika nafsu mencampuri ilmu maka ia mengeluarkannya kepada bid'ah dan kesesatan, menjadi kelompok orang yang mengikuti nafsu.

Jika nafsu mencampuri zuhud maka ia mencampuri pelakunya kepada riya dan menyalahi sunah.

Jika nafsu mencampuri hukum, maka ia mengeluarkan pelakunya kepada kedzoliman dan menghalangi kebenaran.
 
Jika nafsu mencampuri dalam pembagian harta maka mengeluarkan pembagian itu kepada ketidakadilan dan kecurangan.

jika nafsu mencampuri ibadah, maka ibadah itu akan keluar dari ketaatan dan taqarub.
 
jadi, selagi nafsu masih mencampuri sesuatu, maka ia akan merusaknya.

Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan , semoga bisa menjadi renungan buat kita semua.

Terima Kasih !!!

No comments:

Post a Comment